www.gata.com

Grafik Pergerakan Harga Dinar dalam Rupiah & Dollar AS


 

Monday, August 14, 2017

Redenominasi dan Reorientasi

Image result for redenominasi
Bicara masalah Redenominasi memang sensitif tapi perlu. Seringkali isu ini disandingkan dengan Sanering. Bedanya Redenominasi lebih kepada penyederhanaan nilai mata uang tanpa mengurangi daya beli, sedangkan Sanering adalah pemyederhanaan nilai mata uang disertai dengan pengurangan daya beli.

Pemerintah berencana melakukan Redeniminasi dengan menghilangkan tiga angka nol di belakang Rupiah. Uang pecahan Rp100.000 jadi Rp100, Rp10.000 jadi Rp10 dst.


Contoh Redenominasi : 
Sebelum Redenominasi harga semangkok bubur ayam Rp 10.000,-
sedangkan setelah  Redenominasi harga semangkok bubur ayam  Rp 10,-
Nilai Rupiah berubah (penyederhanaan nilai) tapi daya beli tidak berubah.

Sedangkan contoh Sanering :

Sebelum Sanering harga 1 liter bensin Rp 10.000 
Setelah Sanering  uang Rp 10 hanya bisa untuk membeli 0.001 liter bensin.
Nilai Rupiah berubah begitu juga daya belinya.

Sanering dilakukan ketika ekonomi sedang tidak stabil, sedangkan Redenominasi dilakukan ketika ekonomi stabil.
Salah satu yang berhasil dalam melakukan redenominasi adalah Turki dengan mata uang Lira .
Turki melakukan redenominasi lewat beberapa tahap. Tahap pertama, mata uang TL (Lira lama) dan YTL (Lira baru) tetap beredar secara simultan selama setahun. Setelah setahun, mata uang TL akan ditarik. Waktu setahun ini bertujuan agar warga memiliki waktu leluasa menggantikan TL ke YTL.
Pada tahap kedua, seperti di banyak negara, setelah beberapa tahun, mata uang YTL dikembalikan menjadi TL. Dengan kata lain, penggunaan TL dengan angka nominal baru dipulihkan.
Untuk membantu pengenalan mata uang baru dan untuk menghindari kebingungan dalam proses penggunaan YTL dari TL, dua mata uang dengan daya beli serupa itu dicetak dalam warna dan desain serupa. Misalnya, desain dan warga mata uang 1 YTL sama dengan 1.000.000 TL.
alah satu negara yang tergolong relatif sukses melakukan redenominasi adalah Turki, seperti tertulis dalam makalah The National Currency Re-Denomination Experience in Several Countries—a Comparative Analysis” oDuca Ioana, dosen dari Titu Maiorescu University Bucharest, Romania.
Romania juga tergolong sukses melakukan redenominasi sehubungan dengan niatnya bergabung dengan zona euro. Steve Hanke adalah ekonom AS yang pernah mencoba menerapkan redenominasi pada akhir Orde Baru di Indonesia, tetapi batal. Namun, dia mengajari Bulgaria melakukan redenominasi yang tergolong berhasil.
Juga dalam rangka persiapan memasuki keanggotaan Uni Eropa, walau agak berat, Turki memutuskan redenominasi pada tahun 1998.
Setelah persiapan tujuh tahun, mulai 1 Januari 2005, pada awal tahun anggaran, Turki melakukan redenominasi terhadap lira. Redenominasi dilakukan di awal tahun anggaran dengan tujuan agar semua catatan pembukuan keuangan negara dan perusahaan langsung menggunakan mata uang baru dengan angka nominal yang lebih kecil.

Masalah krusial yang terjadi pada proses Redenominasi menurut Muhaimin Iqbal (geraidinar.com 04/08/2010) adalah reorientasi nilai, orientasi di otak kita telah terbiasa dengan angka-angka besar.  Ketika angka-angka tersebut berubah menjadi kecil, kita harus melatih otak kita untuk terbiasa dengan angka-angka yang menjadi kecil ini. Nampaknya mudah, tetapi karena ini harus terjadi secara massal bagi seluruh pengguna Rupiah – maka diperlukan sosialisasi yang efektif.

Apa dampaknya bila Reorientasi nilai tidak berjalan efektif ?, harga-harga bisa kacau. Misalnya si embok tukang bayem biasa menjual satu ikat bayemnya Rp 2,500,-. Dalam mata uang Rupiah baru angka tersebut seharusnya menjadi Rp 2.5,- tetapi dibenak si embok menyatakan bahwa angka Rp 2.5 ini terlalu kecil, maka dinaikanlah harga bayem dinaikkan menjadi Rp 3,-. Tanpa sadar Anda sebagai pembeli-pun meresponse angka Rp 3 tersebut dapat diterima karena lebih mudah membayarnya – dan terasa kecil oleh Anda. Maka apa yang terjadi sesungguhnya adalah inflasi 20% terhadap harga bayem.

Begitu pula harga dinar misalnya saat ini 1 Dinar Rp 2.160.000,- setelah redenominasi harga dinar menjadi Rp 2.160,- . Kita yang selama ini terbiasa dengan nilai dinar yang tinggi, akan menganggap harga dinar terlalu rendah, maka ini akan merangsang penjual (bahkan juga pembeli) melakukan reorientasi nilai terhadap dinar. Dan ini sifatnya sementara sebelum publik mulai terbiasa dengan orientasi nilai yang sebenarnya.
Jadi baik produsen, pedagang mapun konsumen harus membiasakan kembali response otomatisnya yang akurat terhadap harga atau nilai barang-barang yang wajar – inilah Reorientasi yang saya maksud.

Terkait efek redenominasi terhadap harga Dinar atau emas sendiri tidaklah signifikan. Sebab harga dinar dan emas dipengaruhi oleh 3 faktor, pertama harga emas internasional, kedua nilai tukar Rupiah dan Dollar, dan ketiga harga emas Jakarta yang diwakili logam mulia. Daru tiga faktor di atas yang paling berpengaruh signifikan adalah poin pertama yang perannya lebih banyak dimainkan oleh pasar emas Amerika dan Eropa. 

Jadi selagi proses redenominasi berjalan normal harga Dinar atau emas tidak terpengaruh signifikan, kecuali proses redenominasi ini gagal sehingga memicu inflasi yang signifikan disebabkan salah satu orientasi nilai yang salah atau bahkan tuduhan rakyat kepada pemerintah adanya force inflation atau inflasi yang dipaksakan, maka nilai Dinar bisa naik signifikan karena nilai Rupiah justru makin terpuruk pasca redenominasi. wallahu 'alam. 

Thursday, June 8, 2017

Ekspansi Kredit dalam Sejarah Krisis AS

http://kingworldnews.com/wp-content/uploads/2017/06/KWN-Stoferle-III-662017.jpg

Ketika resesi terjadi maka bank sentral meningkatkan kredit untuk mengatasi krisis. Namun ekspansi kredit yang meningkat tidak selalu menyelesaikan krisis. Tabel di atas adalah situasi resesi dan depresi dalam sejarah Amerika dan durasi ekspansi kredit oleh bank dalam hitungah bulan untuk menyelesaikan krisis.

Wednesday, June 7, 2017

Dalang Krisis Qatar

      Ada sebuah gerakan namanya Zionisme. Sejak tahun 1717 M gerakan ini menggeliat dengan tujuan mempersatukan Yahudi di seluruh dunia. Gerakan ini memiliki semboyan satu bahasa ialah bahasa Yahudi, satu bangsa  ialah bangsa Yahudi, dan satu tanah air ialah tanah air Yahudi.
      
      Karena tujuan zionis begitu jelas, maka dia tidak menghendaki adanya persatuan bangsa lain terutama bangsa Arab khususnya dan umat Islam pada umumnya. Setiap satu langkah kemajuan persatuan Arab dan Islam berarti langkah-langkah mundur bagi persatuan Yahudi. Maka setiap potensi mesti di antisipasi, dan setiap ancaman mesti diamankan.

         Dalam sejarah runtuhnya khilafah Utsmani tahun 1924, Zionis adalah aktor utamanya. Kaum Yahudi memahami bahwa persatuan Islam atas dasar kesamaan Aqidah dan Syariat Islam adalah faktor utama kokohnya khilafah Utsmani. Maka yang dilakukan adalah memecah belah barisan muslimin dengan menghembuskan faham kebangsaan kepada bangsa-bangsa Arab agar memisahkan dari dari khilafah Turki Utsmani. Maka terjadi pertikaian internal antara bangsa-bangsa Arab yang terbakar semangat kebangsaannya melawan orang-orang Turki. Konspirasi asing juga berhasil menarik Khilafah Utsmani terlibat dalam Perang Dunia I (1914-1918) bergabung dengan Jerman dan Austria sedangkan suku-suku bangsa Arab bergabung dengan Inggris, Perancis, dan Rusia (Irena Handono,2008). Dan yang keluar menjadi pemenang adalah Zionis.

         Maka pecahnya persatuan antara Qatar dengan Arab Saudi, UEA, Bahrain, Mesir dll beberapa hari ini adalah sinyal sebuah potensi  dan ancaman bagi gerakan Zionis. Rencana ini sudah lama, jauh sebelum KTT Islam-Arab-AS di Riyadh 21 Mei 2017. Dan tentu membuat Qatar kaget begitu cepatnya kawan menjadi lawan, maksudnya adalah Amerika dengan homebase military terbesar di timteng ada di Qatar.


Friday, March 17, 2017

Goldman Sachs berhasil Akuisisi Depkeu AS

Image result for GOLDMAN SACHS WHITE HOUSE
Sejumlah alumnus  Goldman Sachs menduduki posisi penting di departemen keuangan di bawah kepemimpinan presiden AS Donald Trump. Goldman Sachs adalah perusahaan keuangan multinasional asal AS. Setelah Steven Mnuchin menjadi mentri keuangan dan Gary Cohn sebagai direktur Dewan Ekonomi Nasional keduanya adalah mantan eksekutif di Goldman Sachs. Kini James Donovan seorang bankir Goldman Sachs akan segera diangkat sebagai deputi mentri keuangan.

Gedung putih juga menyebut nama David Malpass, mantan pejabat pada pemerintahan Reagan dan George H.W. Bush sebagai wakil menteri keuangan bidang urusan internasional. Malpass adalah ekonom bank investasi Wall Street Bear Stern sesaat sebelum krisis AS tahun 2008. Dia juga dikenal sebagai penasihat ekonomi kampanye Trump.

Goldman Sachs adalah perusahaan yang bertanggung jawab dalam krisis subprime mortgage  tahun 2007-2008 dan mengambil keuntungan sejumlah US$ 4 miliar dollar dari sebuah "perjudian" bahwa suprime-market kolaps. Intinya Goldman Sachs adalah perusahaan judi berkedok istilah-istilah  yang keren seperti investmen banking, securities firm, hedge funds dll. Merekalah yang kini ada di sekeliling Donal Trump.

Thursday, March 2, 2017

Perseteruan Indonesia & Freeport .


FILE: Trucks operate in the open-pit mine of PT Freeport's Grasberg copper and gold mine complex near Timika, in the eastern region of Papua, Indonesia on Sept. 19, 2015 in this photo taken by Antara Foto. Perusahaan tambang emas terbesar asal AS Freeport McMoran menghentikan operasinya di Papua Barat Indonesia setelah bersitegang dengan pemerintah Indonesia terkait dengan kontrak berjangka 30 tahun. Mereka menilai pemerintah Indonesia mengenakan regulasi tambang yang over protectionist.

Freeport menghentikan produksinya secara tiba-tiba pada 10 Februari lalu dan memberhentikan 10% dari pekerja asingnya. Sedangkan 32.000 pekerjanya adalah WNI dimana 12.000 diantaranya adalah full timer. Pembekuan produksi ini sebagai akibat perseteruan dengan Indonesia, karena pemerintah mengenakan regulasi tambahan untuk Freeport sebagai upaya menambah pendapatan.dari kekayaan sumber daya alamnya.Freeport membalas langkah ini dengan megancam akan membawa masalah ini ke arbitrase internasional dan menuntut pemerintah Indonesia.

Pengamat di Papua dan Jakarta mengkhawatirkan langkah penutupan ini bisa menimbulkan krisis lokal ekonomi dan menyulut ketidakstabilan keamanan terkait OPM yang ingin merdeka. Menurut laporan internal Freeport  tahun 2015 sebesar 36% pekerja full time Freeport asli Papua.

Eksistensi Freeport di Indonesia kembali ke masa Soeharto dimana pemerintah RI menandatangani kontrak pengelelolaan lahan tambang seluas 250.000 hektar di Papua Barat tahun 1967.
Masalah saat ini bermula dari regulasi tambang tahun 2009, dimana Freeport perlu membangun smelter senilai $2,9 Miliar (untuk mengolah bahan tambang ke proses selanjutnya dari hanya sekedar bahan mentah) dan melepas sebagian besar sahamnya ke pemerintah Indonesiadalam jangka waktu 10 tahun.

Freeport beralasan karena kontrak yang saat ini sedang berjalan hingga 2021, maka aturan di atas belumlah berlaku, sedangkan mentri tambang dan energi Jonan ingin agar regulasi 2009 segera diberlakukan dalam rangka "special business license".

Baik Freeport maupun pemerintah RI menyadari adanya kerugian moneter dari perseteruan ini.Namun pihak pemerintah menegaskan syarat-syarat tersebut untuk kelanjutan kerjasama ke depan. Di tengah pasar komoditas global dan  harga bijih besi dunia yang sedang menurun. Ini memang sebuah pilihan sulit.